Ya, Vertigo namanya.

Mungkin semua orang pernah merasa pusing, puyeng, mumet, nggliyer ntah apalah bahasanya yang pasti keluhan tidak nyaman di kepala seperti menahan beban berat, ditusuk-tusuk atau dipukul-pukul itu sakit kepala.

Namun tahukah anda bahwa sakit kepala itu ada berbagai macam? Salah satunya adalah Vertigo (baca: ver tai geu).

Apa itu Vertigo?

Mungkin sewaktu kanak-kanak kita sering bermain memutar-mutar tubuh kita/ Ketika kita berhenti berputar, terasa atau terlihat sekeliling kita bergerak, nah itulah gambaran peyakit vertigo. Vertigo adalah ilusi bergerak. Ada yang menyebutnya sebagai halusinasi gerakan. Anda merasakan atau melihat lingkungannya bergerak, padahal lngkunganya diam, atau anda merasakan dirinya bergerak, padahal tidak. Gerakan vertigo umumnya gerakan berputar (sperti di gambar tulisan ini); namun sesekali dijumpai kasus dimana gerakan bersifat linier (garis lurus); tubuh seolah-olah didorong atau ditarik menjauhi bidang vertikal.

Kenapa ya kita bisa vertigo?

Biasanya disebabkan oleh gangguan atau kelainan atau penyakit pada sistem versibuler (keseimbangan). Sering vertigo disertai oleh gangguan sistem otonom (maksudnya syaraf tidak sadar kita itu lho..) misalnya rasa mual, pucat, keringat dingin, muntah, perubahan denyut nadi dan tekanan darah bahkan bisa diare lho.. Nah vertigo dapat digolongkan sebagai salah satu bentuk gangguan keseimbangan atau gangguan orientasi di ruangan. Ada tiga sistem yang mempengaruhi terjadinya vertigo, yaitu sistem vestibuler, sistem visual (penglihatan) dan sistem somatosensorik (sistem respon saraf). Ketiga sistem inilah yang saling terkait sehingga membentuk vertigo, tidak ada satupun yang paling dominan diantaranya.

Apakah anda pernah bermain labirin? kalau pernah.. bukan itu pernyataannya… tapi labirin itu adalah telinga dalam kalau kita pernah belajar biologi ada rumah siput di telinga kita. Jika disana ada gangguan akibat misalnya trauma (benturan benda), infeksi telinga dalam, fistula atau akibat alergi obat (drug induce) maka itu bisa memicu terjadinya vertigo. Selain itu gangguan gangguan saraf VIII (Nervus Vestibulocochlearis) juga bisa memicu vertigo. Nah yang paling berat kadang-kadang disebabkan karena tumor, dan banyak kalangan mengatakan bahwa vertigo adalah gejala stroke dini. Jadi jangan remehkan vertigo

Vertigo jenisnya ada 2 (dua) yaitu vertigo sentral dan vertigo perifer. Vertigo sentral itu apa sih? Vertigo perifer itu juga apa sih ? … Nanti saya ulas lagi (maklum bikin tulisan ini dini hari, pas lagi moodnya nulis) sekarang sudah mulai ngantuk.

Lalu bagaimana mengatasinya?

Bila serangan terjadi saat berkendaraan atau sedang berjalan, segeralah menepi jalan dan berhenti. Obat-obatan yang paling mudah dicari untuk mengurangi gejala (sambil mencari pusat pelayanan kesehatan terdekat) bisa diberikan terlebih dahulu golongan dimenhidrinat yang biasanya terkandung dalam obat mabok. Tetapi obat ini reaksinya agak lama sekitar 3-5 jam. Dokter biasanya menyuntikkan dimenhydramin intramuskuler untuk mengurangi gejala dalam jangka waktu singkat (45 – 90 menit). Berikutnya baru diberikan obat-obat maintenance misalnya dari golongan Antagonis kalsium (Cinnarizine, flunarizine) dan jika agak berat dikombinasikan dengan obat anti muntah (fenotiazine, promethazine) dan obat penenang minor misalnya diazepam atau lorazepam.

Bagaimana mencegahnya ?

Tentu jika bersifat organik atau akibat infeksi vestibular harus diobati dulu infeksinya. Kemudian dengan latihan fisik bisa juga mengurangi frekuensi kambuhan. Latihan-latihan ini ialah

  • melatih gerakan kepala yang mencetuskan vertigo atau disekuilibrium untuk meningkatkan kemampuan mengatasinya secara lambat laun
  • melatih gerakan bola mata, latihan fiksasi pandangan mata (cuci mata, red.)
  • melatih meningkatkan kemampuan keseimbangan.

Contoh latihannya diantaranya :

  • berdiri tegak dengan mata terbuka, kemudian dengan mata ditutup
  • olah raga yang menggerakkan kepala (rotasi, fleksi / mengangguk, ekstensi/tengadah, miring kanan/kiri) seperti gerakan SKJ begitulah kira-kira
  • dari sikap duduk dosuruh berdiri dengan mata terbuka, kemudian dengan mata tertutup
  • berjalan “tandem” (kaki dalam posisi garis lurus, tumit kaki yang satu menyentuh jari kaki yang lainnya dalam melangkah) seperti jalannya peragawati di catwalk begitulah kira-kira…
  • melirikkan mata dengan kuat kearah horizontal dan vertikal secara perlahan kemudian semakin cepat
  • …………..[-ir-0ihaksd al-0ksj75h&ola;;;;; pkl: 00.30,……………..hehe dah ngantuk

Nanti saya lanjutkan di seri berikutnya…. zzzzzzzzzzz